السلام عليكم و رحمة الله وبركاته
الحمد لله رب العالمين , الصلوة و السلام على أشرف الأنبيآء
و المرسلين ,
سيدنا و مولان محمد, و على آله و أصحابه أجمعين , أمٌا بعد
Yang saya hormati para dewan juri yang
bijaksana.
Yang saya hormati seluruh peserta lomba pidato.
Yang saya hormati para hadirin hadirat yang
berbahagia,
serta teman-temanku seperjuangan dalam membela
negara.
Mari kita
panjatkan puji syukur kehadirat Allah swt yang telah mengumpulkan kita dihari
yang berbahagia ini, Shalawat serta salam semoga selalu tercurah kepada
junjungan kita Nabi besar Muhammad saw yang telah memberi kita keteladanan
dengan akhlaknya yang mulia.
Dalam kesempatan ini saya akan membawakan pidato yang berjudul
“TANGGUNG JAWAB
PEMUDA MEMBANGUN NEGARA MENUJU MASA DEPAN YANG BAHAGIA”
Apabila kita berbicara tentang kaum muda, kita
sering dapati dalam banyak artikel dan kita sendiri bahkan menyaksikan peran
partisipasi pemuda yang besar dalam membangun, menyumbang, dan mendukung
perkembangan bangsa.Mereka adalah harapan bangsa yang akan berjuang demi masa
depan yang lebih cerah.Demikian juga, mereka dalam waktu yang sama merupakan
harapan Islam, yang akan berjuang demi ajaran Islam dihari esok, yang akan
mempertahankan undang-undang Islam, yang akan melindungi generasi muda Islam
dari pengaruh gaya hidup barat, yang akan menjadi seorang pemimpin pada masa
selanjutnya.Hal ini diteriakkan seperti: SEKARANG PEMUDA, BESOK AKAN MENJADI
PEMIMPIN.
Pernyataan ini mendorong kita untuk
memperhatikan eksistensi pemuda dimasa yang akan datang.Dengan mengetahui semua
fakta, kita sadar, betapa penting peran pemuda untuk masa depan.
Pemuda dianggap melambangkan semangat yang
tidak pernah redup....
Pemuda dianggap melambangkan keberanian yang tidak pernah luntur.... Pemuda dianggap melambangkan
kekuatan yang tidak pernah hancur.....
Karena alasan ini presiden Ir.Soekarno, suatu
ketika penah berkata: BERIKAN KEPADAKU
SEPULUH PEMUDA AKAN KUGONCANGKAN DUNIA. Dari pernyataan ini kita dapat menyimpulkan
bahwa Ir.Soekarno lebih menghargai pemuda ketimbang orang tua.
Mengapa?karena mereka memainkan peranan yang
jitu dan mempunyai potensi serta energi besar yang dapat di banggakan.
Generasi muda yang berbahagia!
Tegaknya suatu bangsa tidak hanya ditentukan
dari kemampuan intelektualitas bangsanya, tetapi akhlak dari bangsa itulah yang
besar pengaruhnya dalam menentukan jatuh bangunya suatu negara.Seluruh sejarah
bangsa-bangsa telah mengajarkan kepada kita bahwa tidak pernah ada suatu bangsa
yang jatuh karena krisis intelektual, tetapi suatu bangsa akan jatuh adalah
justru akibat dari krisis akhlak.Tepatlah apa yang dikatakan oleh penyair besar
A.SYAUQI BEY
“Innamal ‘ummamu
akhlaaquma baqiyat, fa in hummu dzahabat akhlaaquhum dzahabuu”
Kekalnya suatu
bangsa adalah selama akhlaknya tegak, jika akhlaknya lenyap, maka lenyaplah
pula bangsa itu.
Terakhir namun tak kurang
pentingnya, saya ingin mengajak saudara untuk menyiapkan generasi muda kita
agar mampu mengganti generasi tua dimasa depan.Dan saya mengharap kepada anda
dan seluruh saudara-saudara dimana pun mereka berada agar menjauhkan diri dari
perbuatan yang jelek dan selanjutnya kita harus mengembangkan skill dan
potensi kita untuk menggapai masa depan yang cerah.Rasulullah pernah bersabda
“Ibda Binafsik”mulailah dari dirimu sendiri.
Saya kira sudah saatnya untuk
mengakhiri pidato ini, semoga bermanfaat bagi kita semua terutama diri saya
pribadi.Salah khilaf mohon dimaafkan.
وبالله توفق والهداية
والرضا والعناية
ثم السلام عليكم و رحمة الله وبركاته
By:Muryadi the boarding school Dar El(Darul
Ilmi)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar